
Pemerintah dan perusahaan Eropa bereaksi dengan rasa lega sekaligus khawatir pada hari Senin (28/7) atas kerangka kerja kesepakatan dagang yang dicapai dengan Presiden AS Donald Trump. Mereka mengakui apa yang dianggap sebagai kesepakatan yang tidak seimbang, tetapi berhasil menghindari perang dagang yang lebih dalam.
Kesepakatan yang diumumkan pada hari Minggu antara dua negara yang menyumbang hampir sepertiga perdagangan global ini akan membuat AS mengenakan tarif impor sebesar 15% pada sebagian besar barang Uni Eropa - setengah dari tarif yang diancamkan, tetapi jauh lebih tinggi dari yang diharapkan Eropa.
Namun, banyak detail spesifik dari kesepakatan tersebut belum diketahui. "Sambil menunggu detail lengkap dari perjanjian dagang Uni Eropa-AS yang baru, satu hal yang jelas: ini adalah momen kelegaan, tetapi bukan perayaan," tulis Perdana Menteri Belgia Bart De Wever di X.
"Tarif akan naik di beberapa area dan beberapa pertanyaan kunci masih belum terselesaikan." Trump mengatakan kesepakatan tersebut, termasuk janji investasi yang melampaui kesepakatan senilai $550 miliar yang ditandatangani dengan Jepang pekan lalu, akan memperluas hubungan antara kedua kekuatan trans-Atlantik tersebut setelah bertahun-tahun mengalami apa yang disebutnya perlakuan tidak adil terhadap eksportir AS.
Kesepakatan ini akan memberikan kejelasan bagi produsen mobil, pesawat, dan bahan kimia Eropa. Namun, Uni Eropa awalnya mengharapkan kesepakatan tarif nol-untuk-nol. Tarif dasar 15%, meskipun merupakan peningkatan dari tarif yang diancamkan sebesar 30%, sebanding dengan tarif impor rata-rata AS sekitar 2,5% tahun lalu sebelum Trump kembali ke Gedung Putih.
Ketua Komisi Eropa, Von der Leyen, yang menggambarkan Trump sebagai negosiator yang tangguh, mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa itu adalah "yang terbaik yang bisa kita dapatkan". Saham-saham Eropa dibuka menguat pada hari Senin, dengan STOXX 600 mencapai level tertinggi dalam empat bulan dan semua bursa utama lainnya juga berada di zona hijau. Saham-saham teknologi dan kesehatan memimpin penguatan.
"Tingkat 15% lebih baik daripada yang dikhawatirkan pasar," kata ekonom Jefferies, Mohit Kumar. Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menyambut baik kesepakatan tersebut, dengan mengatakan bahwa kesepakatan tersebut mencegah konflik perdagangan yang dapat berdampak buruk pada ekonomi Jerman yang berorientasi ekspor dan sektor otomotifnya yang besar.(alg)
Sumber: Reuters
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...